Stay di Courtyard Sha Tin: Solusi Hotel Luas di Hong Kong

THE VIBE CHECK: Dilema “Kotak Sepatu” vs Dompet

Nyari hotel di Hong Kong itu struggle banget. Yang pernah ke HK, pasti paham dilemanya: mau nginep di Central tapi dapet kamar seukuran kotak sepatu dengan harga selangit, atau kamar luas tapi harganya ngenes.

Sempet riset budget hotel di area Central, dan hasilnya? Sketchy abis. Fasilitas seadanya dan agak meragukan. Mau cari yang chain hotel terkenal di Central? Harganya cukup edan.

Akhirnya mutusin buat geser radar pencarian ke daerah pinggiran, tepatnya New Territories. Setelah menimbang 4 kandidat (Panda Hotel, Dorsett Tsuen Wan, Pentahotel Tuen Mun, dan Courtyard Sha Tin), pilihan jatuh ke Courtyard by Marriott Hong Kong Sha Tin.

Kenapa? Karena dibanding kompetitornya yang rata-rata hotel tua, lokasi jauh banget atau kamarnya sempit, Courtyard ini nawarin harga yang reasonable tapi kamarnya lega! First impression pas sampe? Lega banget karena gak harus desak-desakan sama koper sendiri.

HARGA & RINCIAN

Ini detail damage cost waktu booking langsung via Marriott.com buat perjalanan bulan Januari (Winter).

ItemDetail
HotelCourtyard by Marriott Hong Kong Sha Tin
Tipe KamarGuest Room, River View (Room Only)
Rate per Malam± 750 HKD
Biaya Tambahan+ 10% Service Charge
+ Accommodation Tax
Total Estimasi± Rp 1.6 – 1.8 Jutaan/malam (tergantung kurs)

Note: Harga bisa berubah sewaktu-waktu ya, guys. Selalu cek rate terkini!

DEEP DIVE EXPERIENCE

Kamar & Kebersihan

Masuk kamar, langsung happy. Ukurannya literally luas buat standar Hong Kong. Book yang River View, jadi pemandangannya Sungai Shing Mun yang tenang.

Kebersihannya standar Marriott lah ya. Kasurnya empuk, bantalnya pas, dan soundproofing-nya oke. Bisa tidur nyenyak tanpa denger suara tetangga sebelah.

Amenities: Go Green Vibes

Ada satu hal unik di sini. Mereka gencar kampanye go green. Jadi, tidak ada botol plastik sekali pakai. Di kamar, mereka hanya nyediain jug kaca kosong.

Terus minumnya gimana? Tenang, di lorong ada Drinking Water Refill Station. Bebas isi ulang air sepuasnya (panas/dingin). Lebih prefer gini sih, lebih hemat dan gak nyampah, plus gak takut kehabisan air tengah malem.

The Sad Story About Breakfast (& The DIY Solution)

Awalnya excited mau ambil paket breakfast karena restonya lumayan terkenal. TAPI, pas konfirmasi ke hotel, ternyata makanan mereka tidak Halal certified.

Meskipun ada section non-pork, tetep gak berani ambil risiko karena namanya dapur hotel kan campur ya. Akhirnya, dengan berat hati bookingan diubah jadi Room Only. Hiks.

Tapi, the show must go on. Switch ke mode survival. Malam hari pertama melipir ke supermarket yang ada di gedung hotel (Wellcome?), beli roti gandum sama selai apel.

Result? Life saver! Lumayan buat ganjel perut pagi hari sebelum keluar cari makan berat. Sampe hari checkout pun itu roti sama selai masih nyisa. Hemat budget + perut aman. Alhamdulillah.

LOKASI & SURVIVAL GUIDE

Akses Transportasi

Hotel ini posisinya deket MTR Shek Mun. Jaraknya sekitar 400-500 meter, atau 5-10 menit jalan santai. Jalurnya enak, trotoarnya lebar.

Depan hotel persis ada halte bus, ngesot 5 menit nyampe. Bus Bandara A41P berenti di sini.

Halte bus di kedua sisi. Ada primary school juga pas di seberang.

Makanan Halal (The Real Challenge)

Di area Sha Tin ini, opsi makanan halal emang agak terbatas.

Tiba di hotel jam 4 sore, istirahat bentar, terus abis Maghrib langsung hunting makan. Karena udah laper dan takut zonk nyoba resto baru, main aman ke KFC (beneran di menu-nya ada header halal).

Oya, daftar tempat makan halal di HK bisa cek di sini. Pastikan expiry date-nya.

Winter Vibes & Rowing Team

Pas jalan pulang mau lewat MTR Shek Mun sekitar jam 7.30 – 8 malem, kami nyebrangin jembatan di atas Sungai Shing Mun. Udaranya lagi dingin karena Januari masuk winter.

Eh, tiba-tiba liat ada rombongan lagi latihan rowing (dayung) di sungai gelap-gelap gitu! Edan, respect!

THE REAL DEAL

Yang Bikin Betah

  • Size Matters: Kamarnya luas dibanding hotel sekelas di TST atau Central.
  • Convenience: Di gedung hotel ada supermarket, di seberang jalan ada Circle K. Mau nyemil gampang.
  • Tenang: Lokasinya di pinggir sungai, jauh dari hiruk pikuk kota. Cocok buat istirahat total.
  • Air Minum Unlimited: Refill station is a plus!

Yang Perlu Dipertimbangkan

  • Jauh dari Pusat: Kalau tujuan utama adalah belanja di TST atau jalan-jalan di Central, perlu spare waktu buat naik MTR agak lama.
  • Halal Food: Susah nyari makanan halal di sekitar hotel. Harus prepare atau rela jalan agak jauh.
  • Vibe: Selama nginep (3 malem), nggak pernah liat keluarga lengkap (bapak-ibu-anak). Kayaknya ini emang lebih ke hotel bisnis atau solo traveler, bukan primary choice buat family vacation.

LOGICVOYAGE SCORE

  • Cuan Value: 8.5/10 (Dapet Marriott quality + kamar luas dengan harga segitu sih worth it).
  • Rebahan Level: 9/10 (Kasur enak, view sungai bikin rileks).
  • Lokasi: 7/10 (Agak minggir dari pusat kota, tapi akses MTR gampang).
  • Food Access: 6/10 (Buat muslim travelers agak PR, tapi ada supermarket).

FINAL VERDICT

Courtyard Sha Tin ini cocok banget buat yang:

  1. Prioritasin kenyamanan & luas kamar daripada lokasi di tengah kota.
  2. Bawa budget menengah tapi mau standar hotel internasional (anti zonk).
  3. Gak masalah jalan kaki 5-10 menit ke stasiun MTR.

Tapi kalau lo bawa keluarga besar, butuh akses makanan halal yang gampang, atau tipe turis yang mau keluar hotel langsung shopping, mending cari area lain kayak TST (tapi siap-siap budget lebih ya!).

So, are you team Central sempit-sempitan atau team Pinggiran tapi lega?

Leave a Reply

Discover more from Logic Voyage

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading